Latest Post
Showing posts with label Liga Primer Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Liga Primer Indonesia. Show all posts
9:36 PM
Manajemen PSPS Terpecah Sikapi LPI
Written By Bg dani on Thursday, November 11, 2010 | 9:36 PM
Manajemen PSPS Pekanbaru terpecah menyikapi keinginan klub itu berpartisipasi dalam Liga Primer Indonesia (LPI) yang bakal digulirkan Januari 2011.
Informasi berbagai sumber yang dihimpun dari markas PSPS, di Pekanbaru, Rabu, menyebutkan, perpecahan telah berujung pada konflik di tubuh manajemen klub sepak bola kesayangan warga Riau itu.
Konflik itu disebut-sebut berawal dari keinginan Direktur Utama PSPS, Dityo Pramono, agar klub berjuluk Asykar Bertuah itu juga tampil di LPI, saingan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010-2011.
Menurut Dityo, kehadiran PSPS di LPI merupakan salah satu yang diharapkan masyarakat Riau dan merupakan salah satu solusi untuk segera ke luar dari krisis keuangan yang membelit klub itu hingga kini.
Selama ini, untuk tampil di LSI ataupun Piala Indonesia selalu mengandalkan dana APBD Kota Pekanbaru menyusul minimnya perhatian dan kontribusi perusahaan yang berkedudukan di Riau.
Kehadiran LPI dinilai merupakan salah satu solusi masalah klasik klub-klub sepak bola di Tanah Air karena selalu "menyusu" dari APBD yang diperkirakan menghabiskan puluhan miliar setiap tahun.
LPI menjanjikan bantuan dana sampai Rp30 miliar, belum termasuk hak siar dan sebagainya kepada klub-klub yang ambil bagian di liga sepak bola yang disebut-sebut menjadi tandingan LSI itu.
Pernyataan direktur utama itu telah memicu kemarahan unsur pimpinan manajemen yang lain menyusul ancaman PSSI bagi klub-klub yang tampil di LPI, sebab PSPS merupakan salah satu di antara belasan tim yang akan tampil pada liga yang digagas Arifin Panigoro tersebut.
Setelah Manajer PSPS Dastrayani Bibra, kemudian Ketua Umum PSPS Herman Abdullah, kini Ketua Harian PSPS Jefri Nazir yang meyakinkan PSSI bahwa "Asykar Bertuah" tidak akan tampil di LPI.
"Kami lebih baik konsisten di LSI, meski PSPS telah terdaftar di LPI karena kami selalu ikut aturan PSSI. Jadi bukan kami gagal, tapi karena memang PSPS tidak menginginkan LPI," ujar Jefri Nazir, yang juga Ketua PSSI Pekanbaru.
Source : tribunnewspekanbaru.com
Labels:
Liga Indonesia,
Liga Primer Indonesia,
Olah Raga,
PSPS,
Sepakbola
12:01 AM
Bandung FC Seleksi Pemain untuk LPI
Written By Bg dani on Wednesday, November 10, 2010 | 12:01 AM
![]() |
| Persiapan Bandung FC |
Bandung FC (BFC), satu dari dua wakil Jawa Barat di Liga Primer Indonesia (LPI), mulai melakukan persiapan. Klub yang awalnya bernama Maung Bandung Raya (MBR) ini, melakukan proses seleksi pemain di kawasan Lembang, Bandung Barat.
Proses seleksi yang dilakukan klub yang ditanangi mantan pelatih Persib dan Bandung Raya, Nandar Iskandar ini diikuti sejumlah pemain yang tergolong sudah uzur.
Di antaranya mantan pemain Persib, Yaris Riyadi dan Kurnia Sandi yang pernah berkiprah bersama timnas PSSI Primavera serta Pelita Jaya dan Arema Malang. Selain itu, ada nama mantan pemain Persikab Kabupaten Bandung dan Pro Duta, Egi Nirwan.
Yaris mengaku ikut seleksi dan berharap masuk tim untuk mencari kesibukan. Ia tidak tahu persis soal sanksi yang akan diberikan PSSI pada pihak-pihak yang ikut dalam LPI yang dianggap sebagai kompetisi yang tidak sah karena tidak berada dalam naungan PSSI.
"Saya tidak tahu soal itu, yang jelas saya senang saja daripada diam di rumah. Ada tawaran ini ya, saya ikut saja," katanya.
Mantan pemain Persib dan Persikab Kabupaten Bandung itu merasa bangga bisa kembali berkiprah di sepakbola apalagi timnya ada di Bandung.
"Ya senang saja walaupun secara pribadi saya belum tahu jelas bagaiman LPI ini ke depannya. Saya jalani saja, apalagi di Bandung juga. Saya berharap melalui LPI ini persepakbolaan Indonesia semakin maju saja," ujarnya singkat usai seleksi.
Meski belum mengetahui secara pasti, soal kompetisi LPI yang digagas Arifin Panigoro, Pelatih Bandung FC, Nandar Iskandar berharap LPI mampu menciptakan kompetisi yang lebih baik.
Di BFC, mantan pemain Persib era 80-an ini mengaku hanya diminta membantu untuk menyeleksi 26 pemain yang akan menempati posisi utama skuad BFC yang dipersiapkan untuk melakoni LPI musim perdana.
"Kita baru akan melangkah, saya tidak tahu pasti bagai mana LPI ini. Tetapi saya ambil positifnya saja, kita lihat pembinaan sepakbolanya, kalau ada wadah itukan lebih bagus,"kata Nandar.
Saat disinggung soal ancaman PSSI yang akan mencoret siapapun pemain maupun pelatih yang mengikuti LPI. Nandar mengaku belum bisa bicara banyak. Padahal Nandar sudah mengantongi lisensi A PSSI, sebagai syarat bisa melatih tim Liga Super Indonesia (LSI).
"Sebenarnya di sini saya hanya diminta untuk membantu menyeleksi pemain saja, untuk ke depannya belum pasti. Saya belum bisa bicara banyak soal ini," terangnya.
Source : vivanews.com
Source : vivanews.com
Labels:
Liga Indonesia,
Liga Primer Indonesia,
Olah Raga,
Sepakbola

